Massachusetts dalam Film dan TV: Lokasi Syuting Terkenal yang Dapat Anda Kunjungi

Tepat di sebelah utara Boston, kota bersejarah Salem menawarkan lebih dari sekadar warisan persidangan penyihir; kota ini merupakan latar sinematik yang telah memikat para pembuat film selama beberapa dekade. Jalan-jalan berbatu dan arsitektur kolonial Salem menjadi latar dalam film seperti “Hocus Pocus”, tempat Anda dapat berjalan-jalan melewati Salem Witch Museum dan membayangkan keajaiban yang seolah meluber dari layar. Harborwalk yang semarak di kota ini menawarkan pemandangan indah Samudra Atlantik sekaligus menghadirkan kembali pesona maritim masa lalu yang sering diabadikan dalam film. Berkunjung pada musim gugur menambah suasana yang istimewa, dengan udara yang sejuk dan dedaunan berwarna-warni yang memperkuat nuansa menyeramkan sekaligus memikat yang disukai para sutradara.
Boston sendiri, sekitar lima menit berkendara dari Bandara Logan, telah menjadi kanvas bagi banyak film dan acara TV, termasuk “Good Will Hunting” dan “The Departed.” Boston Public Garden, dengan Swan Boats yang ikonis dan lanskap yang tertata rapi, menjadi kontras yang menenangkan terhadap adegan perkotaan yang keras dalam film-film tersebut. Berjalan menyusuri Freedom Trail akan memperlihatkan tempat-tempat seperti Faneuil Hall dan Old State House, yang pernah muncul dalam berbagai drama sejarah. Pagi hari adalah waktu yang sempurna untuk menikmati lokasi-lokasi ini—sebelum kerumunan datang—sehingga pengunjung dapat meresapi lapisan sinematik dan sejarah kota yang kaya kisah ini.
Berkendara sebentar ke arah barat, Minute Man National Historical Park di Lexington, sekitar 15 mil di barat laut Boston, menawarkan hubungan nyata dengan Revolusi Amerika, sebuah latar yang ditampilkan dalam beberapa film berlatar masa lampau. Di North Bridge, tempat “tembakan yang terdengar hingga ke seluruh dunia” berkumandang, pengunjung dapat berjalan menyusuri Battle Road Trail, jalur melingkar sepanjang 5 mil yang mengikuti pertempuran pertama milisi kolonial melawan pasukan Inggris. Padang rumput bergelombang dan jalur berhutan di taman ini secara unik menangkap ketegangan dan harapan revolusi, menjadikannya tempat yang wajib dikunjungi bagi penggemar sejarah maupun film. Musim semi, ketika padang rumput bermekaran dan cuaca sejuk, menghadirkan sudut pandang baru terhadap tempat yang penting ini.
Di Cape Cod, kota kecil Chatham, sekitar 90 mil di tenggara Boston, telah menarik para pembuat film yang mencari pesona khas New England. Main Street yang indah dan mercusuarnya yang ikonis pernah muncul dalam film seperti “The Finest Hours.” Menjelajahi Chatham Lighthouse Beach memungkinkan pengunjung berjalan di sepanjang pantai berpasir tempat adegan penyelamatan dramatis dibayangkan. Mercusuar itu sendiri, yang berdiri di atas tebing terjal, menawarkan pemandangan luas Samudra Atlantik yang spektakuler saat matahari terbit atau terbenam. Hari-hari musim panas yang panjang dan angin laut yang lembut menjadikannya musim yang sempurna untuk menyerap suasana pesisir yang diabadikan di layar.
Bepergian ke arah barat menuju Northampton, yang terletak di Pioneer Valley sekitar 100 mil di sebelah barat Boston, Anda akan menemukan Calvin Theatre, sebuah tempat bersejarah yang pernah menjadi lokasi syuting sekaligus tuan rumah festival film independen. Dunia seni kota yang semarak dan jalan-jalan pusat kotanya yang eklektik pernah muncul dalam berbagai film indie, menambah keaslian pada kisah-kisah yang berpusat pada kehidupan kota kecil dan komunitas kreatif. Berjalan menyusuri Main Street, pengunjung dapat meresapi suasana bohemian yang sering dicari para pembuat film. Musim gugur di sini terasa ajaib, dengan dedaunan yang berubah menjadi warna-warna menyala seolah melompat keluar dari layar film.
Di Worcester, sekitar 40 mil di sebelah barat Boston, Worcester Art Museum menyimpan koleksi yang mencakup karya-karya dengan kualitas sinematik, seperti lanskap dramatis dan potret yang menginspirasi desain kostum serta set dalam film-film berlatar masa lampau. Museum itu sendiri, yang bertempat di gedung yang memadukan gaya arsitektur klasik dan modern, pernah ditampilkan dalam serial TV “The Blacklist.” Pengunjung dapat mengapresiasi perpaduan sejarah seni dan film sambil menjelajahi pameran yang mencakup karya dari zaman kuno hingga kontemporer. Kunjungan pada musim semi memberi penghargaan berupa taman-taman yang bermekaran di luar, melengkapi galeri museum.
Terakhir, kota pesisir kecil Rockport, sekitar 40 mil di timur laut Boston, menawarkan pelabuhan yang menawan dan garis pantai berbatu yang telah memikat para pembuat film selama beberapa dekade. Motif Number 1 yang ikonis, sebuah gubuk nelayan merah di Bradley Wharf, terkenal sebagai bangunan yang paling sering dilukis di Amerika dan telah muncul dalam banyak film serta iklan. Berjalan di sepanjang pelabuhan, pengunjung dapat menikmati galeri lokal dan restoran hidangan laut sambil merasakan semangat maritim yang sama seperti yang ditangkap dalam film-film. Awal musim panas, ketika cahaya terasa jernih dan pelabuhan dipenuhi aktivitas, memberikan suasana yang sempurna untuk menghidupkan kembali momen-momen sinematik ini.